Jumat, 20 April 2012

10 Film Romansa Klasik

1. Pengantin Remaja (Wim Umboh, 1971)



Mempertemukan pasangan abadi Sophan Sophiaan dan Widyawati. Film ini dapat dikatakan sebagai pionir film romansa yang akan selalu dikenang pencinta film Indonesia.

2. Cinta Pertama (Teguh Karya, 1973)



Film Terbaik FFI 1974, dan melahirkan bintang baru, Christine Hakim. Film ini adalah perpaduan mutu dan komersil yang berhasil dibesut sutradara potensial Teguh Karya saat itu.


3. Gita Cinta dari SMA (Arizal, 1979)



Tonggak dari munculnya film-film berjenis romansa atau drama remaja saat itu, dan juga mencuatnya nama Rano Karno serta Yessy Gusman sebagai pasangan idola remaja. lagu tema film ini yang dikarang Guruh Soekarno Putra dan dinyanyikan Chrisye, tetap abadi hingga kini.

4. Arini, Masih Ada Kereta Yang Akan Lewat (Sophan Sophiaan, 1987)




Film drama dengan gejolak-gejolak yang membatin, ditambah dengan setting luar negeri, tata musik, lagu tema serta kualitas para pemain yang memberikan kesan romantis yang begitu mendalam.

5. Ramadhan dan Ramona (Chaerul Umam, 1992)



Kesan Romantis yang ditampilkan film penutup Festival Film Indonesia ini dibalut dengan gaya satir dan sedikit jenaka. Permainan apik dari kedua pemeran utama yang benar-benar pasangan di luar film, memberikan keyakinan akan chemistry mereka berdua.

6. Ketika Cinta Telah Berlalu (Adisoerya Abdi, 1989)


Film pop ini menampilkan bintang-bintang papan atas, seperti Donny Damara, Sophia Latjuba dan Nurul Arifin. Adaptasi novel Mira W, dan memang ceritanya benar-benar romansa dan percintaan.

7. Roman Picisan (Adisoerya Abdi, 1980)



Demam pop remaja saat itu juga melahirkan film drama romantis ini. Lagi, Rano Karno dan Lidya Kandou dipertemukan. Cinta ala SMA yang disajikan dalam film ini cukup ringan, menghibur dan terkesan dengan gaya picisan Rano Karno.

8. Cintaku di Kampus Biru (Ami Prijono, 1976)



Film hits yang mencuatkan nama Roy Marten dan Rae Sita Supit dalam kancah perfilman nasional. Kisah romansa para penghuni kampus biru, yang akan selalu terkenang pencinta film indonesia. kampus Biru adalah adaptasi novel Eddy D Iskandar, dan awal trilogi dari Kugapai Cintamu dan Terminal Cinta Terakhir. Mendapat jumlah penonton ketiga terbanyak tahun 1976.

9. Cinta (Wim Umboh, 1975)


Piala Citra FFI 1976 untuk film terbaik. Karya Wim Umboh ini juga menampilkan debut pertama Marini di dunia film. Film ini berkisah tentang kisah romansa, kesetiaan dan sebuah cinta sejati. Cukup laris dan menjadi perbincangan banyak orang kala itu.

10. Ranjang Pengantin (Teguh Karya, 1974)



Teguh Karya membuat film tentang sebuah mahligai perkawinan yang penuh intrik dan konflik, tetapi tetap didasari sebuah cinta sejati. Dibalut dengan apik dan dramatis, film ini berakhir dengan tragis. Salah satu masterpiece Teguh Karya, dan memenangkan Slamet Rahardjo sebagai aktor terbaik FFI 1975


1 komentar:

  1. itu film bagus semua. tapi dimana downloadnya???????????????????

    BalasHapus