Rabu, 02 Mei 2012

#10FilmKlasikPendidikan

Memperingati hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei, mari kita mengenang Film-film Indonesia Klasik yang bertemakan pendidkan dan pengajaran serta memberikan kita pembelajaran, film-film tersebut adalah :

1. SANG GURU (Eduard P. Sirait, 1981)


Mengajarkan tentang nilai kejujuran, dan budi pekerti. Problematika seorang guru dan lingkungan dalam institusi pendidikan, 'jual beli' pendidikan dikupas sebagai konflik film. Sebuah kisah yang lengkap mengenai permasalahan sosial yang laten dan sukar untuk diputus mata rantainya. Diperankan S. Bagio, dan mendapatkan nominasi FFI 1982 untuk aktor terbaik.


2. LIMA SAHABAT (CM. Nas, 1981)

 

Film yang menampilkan cerita wajar tentang persahabatan, kehidupan anak-anak sekolah dasar dalam mempersiapkan HUT Proklamasi RI, begitu jujur, dan mengalir dengan wajar sebagai film anak yang mendidik dan memberi pembelajaran yang berharga.

3. SI BADUNG (Imam Tantowi, 1989)


Penggambaran kreativitas dan kebadungan anak-anak yang tampil dengan wajar. Menyajikan pula cerita guru tua dan kepala sekolah di sebuah kota kecil. Sosok guru ideal digambarkan dalam film ini. Paham dan konsep pendidikan yang berbeda juga menjadi konflik. Cerita Terbaik dan Film anak terbaik FFI 1989.

4. HARMONIKAKU (Arifin C. Noer, 1979)


Arifin C Noer membuat film anak yang tidak berdasarkan dongeng atau cerita adaptasi. Kisah anak-anak Indonesia yang tidak digambarkan hitam-putih, tapi dengan kelucuan dan kepolosannya. Film ini memberikan pembelajaran tentang keinginan dan cita-cita, dan juga kewajiban untuk mengenyam pendidikan di sekolah. Film pilihan FFI 1980 dengan meraih 3 nominasi.

5. NYOMAN CINTA MERAH PUTIH (Judy Soebroto, 1989)

Mengajarkan kegigihan dan cita-cita seorang anak bernama Nyoman, yang menulis surat kepada presiden, dan ia bertekad untuk bertemu presiden. Kegigihannya membuatnya bisa berjumpa dengan sang presiden. Film ini sempat mengalami banyak pergantian dalam judulnya.

6. HADIAH BUAT SI KOKO (Abadan E Sangling, 1980)

Film tentang seorang pelajar SMP, bernama Koko, yang berhasil membuat perpustakaan sekolah, bercita-cita menyelidiki dunia flora dan fauna. Semua itu dilakukannya dengan belajar dan berjualan koran dan majalah. Koko kemudian mengalami sebuah kejadian menegangkan sampai ia mendapatkan hadiah beasiswa. Mendapatkan penghargaan khusus FFI 1981.


7. DIBALIK DINDING SEKOLAH (Rd. Ariffien, 1961)

Diperankan oleh Nani Widjaya, film ini menguak sisi lain anak-anak yang memiliki keterbatasan dalam mengenyam pendidikan. Anak-anak dari keluarga tak berada yang harus berjuang demi tetap sekolah dengan bekerja. Berpesan bahwa pendidikan adalah hak yang harus sama dan merata bagi seluruh masyarakat.


8.  LANGITKU RUMAHKU (Slamet Rahardjo Djarot, 1989)




Film yang mengulas tentang persahabatan dua anak yang berbeda latar belakang ekonomi. Gempol, anak gembel penjual kertas bekas berkeinginan untuk sekolah dan menuntut ilmu, dan Andri, anak orang kaya yang merasa kesepian dan dikekang. Cerita persahabatan mereka diurai dengan wajar dan tidak berlebihan. Inspiratif dan mendidik sekaligus memberikan pembelajaran. Film pilihan FFI 1990.


9. GEMA HATI BERNYANYI (Adisoerya Abdi, 1980)


Keinginan seorang perempuan bernama Kartika yang bertekad menjadi guru meski banyak tentangan. walau banyak cobaan menerpa hidupnya, namun pada akhirnya ia berhasil mendirikan sebuah SD di balai desa. Diperankan Gina Adriana dan Roy Marten.


10. GEMA KAMPUS 66 (Nico Pelamonia, 1988)


Film yang cukup unik dan berbeda. Mengangkat cerita tentang kehidupan mahasiswa dan aktivis kampus serta gerakan mahasiswa pada tahun 1966, setelah gejolak di negeri ini. Ditulis oleh Asrul Sani dan diperankan Cok Simbara, Didi Petet dan Ariessa Suryo, film pilihan FFI 1988 ini mungkin film yang pertama mengulas kehidupan dan dinamika kampus serta mahasiswanya dari segi semangat pergerakan dan jiwa muda mereka sebagai seorang mahasiswa.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar