Senin, 11 Juni 2012

Adegan Layar Klasik Berkesan (Bagian 2)

1.NERACA KASIH (Hengky Solaiman, 1982)


Ini adalah adegan berkesan antara Sari (Yessy Gusman) dan Mbok (Wolly Sutinah) yang menemukan siapa sebenarnya sosok ayah kandungnya dan betapa bude Purwanti (Tuti Indra Malaon) sangat menyayanginya.
  
2. SECANGKIR KOPI PAHIT (Teguh Karya, 1984)


Togar (Alex Komang) dan Lola (Rina Hassim) yang saling mencinta dan Togar yang menikahi Lola yang seorang janda beranak tiga dan bekas pelacur.
 
3. KERIKIL KERIKIL TAJAM (Sjuman Djaya, 1984)


Retno (Christine Hakim) bertemu dengan pengacara (Deddy Mizwar) yang ingin membelanya. Film pertama yang mempertemukan Deddy Mizwar dengan Christine Hakim.

4.  PERMAINAN BULAN DESEMBER (Nico Pelamonia, 1980)


Suzanna menjadi biarawati bernama Yosi, yang hatinya beku, walaupun ada pria yang mencintainya, Anton (Roy Marten).

5.  CATATAN SI BOY I (Nasri Cheppy, 1987)


Boy (Onky Alexander) dengan pacar pertamanya, Nuke (Ayu Azhari), sebelum Boy berpaling dengan wanita lain, Vera (Meriam Bellina)

6. AKIBAT KANKER PAYUDARA (Frank Rorempandey, 1987)



Kartika (Chintami Atmanegara), wanita pengidap kanker payudara, yang nasibnya begitu malang, ketika suaminya (Cok Simbara) yang baru dinikahinya merasa kecewa, karena merasa dibohongi Kartika soal penyakitnya.

7. KETIKA DIA PERGI (Buce Malawau, 1990)


Film drama yang berakhir tragis. Dokter Siska yang ditugaskan ke sebuah desa di Bromo, mengalami banyak konflik disana, bersama suaminya, Dokter Robert (Asrul Zulmi). Dr. Siska pun tewas di desa itu karena sakit.

8.BUDAK NAFSU (Sjuman Djaya, 1983)




Adegan memilukan saat Fatima (Jenny Rachman) menjadi budak nafsu tentara Jepang, selain menjadi pelampiasan nafsu birahi, Fatima juga kerap mengalami penyiksaan.

9. PONIRAH TERPIDANA (Slamet Rahardjo Djarot, 1983)


Trindil (Christine Hakim) yang begitu menyayangi Ponirah (Nani Vidia) seperti anak kandungnya sendiri. Begitu sayangnya Trindil, sampai ia merelakan dirinya terjerumus ke dunia pelacuran.

10. OPERA JAKARTA (Sjuman Djaya, 1985)


Adegan dimana Papa (Soekarno M Noor) dan Mama (Nani Widjaya) yang murka pada anak mereka, Himan (Rano Karno) yang selalu membangkang pada papanya yang otoriter. Penampilan terakhir Soekarno M Noor dalam film.

11.  BIARKAN BULAN ITU (Arifin C Noer, 1986)


Pasangan suami istri Dayan (El Manik) dan Anneke (Rima Melati) yang mengalami masalah dalam rumah tangga mereka. Anneke terlihat meminta maaf kepada suaminya, karena begitu sibuk dengan karirnya dan kurang perhatian kepada keluarga mereka. 

12. PENGKHIANATAN G30S/PKI (Arifin C Noer, 1982)


Adegan sadis ketika Pasukan Cakrabirawa menyeret jenazah Jenderal Ahmad Yani di rumahnya, yang tewas ditembak sebelumnya



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar